Perlunya Sinar Matahari Bagi Tubuh

Perlunya Sinar Matahari Bagi Tubuh

Kulit adalah organ tubuh yang sangat mengagumkan. Organ penutup ini terdiri atas dua lapisan yaitu epidermis (lapisan terluar) dan dermis (lapisan di bawahnya) yang mengandung pembuluh darah, saraf dan akar rambut.

Sebagian dari kita seringkali berusaha menghindari sinar matahari karena takut kulit menjadi hitam dan terbakar. Bahkan meningkatkan risiko penuaan dini. Sehingga tidak heran, baik wanita ataupun pria mencoba mencari cara untuk melindungi kulit dari panasnya sinar matahari.

Faktanya, sinar matahari yang menghangatkan bukanlah yang tampak oleh mata kita, melainkan sinar gelombang panjang yang tidak kelihatan yang disebut inframerah. Untuk mereka yang biasa menjalanin fisioterapi, inframerah bukan lagi menjadi sesuatu yang asing.

Sinar gelombang panjang ini sangat manjur dalam mengobati pegal – pegal pada otot dan persendian. Panasnya dapat melancarkan peredahan darah dan memperbaiki sistem pencernaan atau membuang sampah yang ada pada tubuh sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan.

Secara umum, World Health Organization (WHO) mengelompokkan indeks UV menjadi 1-10. Dimana 1 merupakan kadar UV paling rendah pada pukul sembilan sampai sepuluh pagi dan 10 adalah kadar UV paling tinggi di atas jam sepuluh pagi.

Prinsipnya adalah saat indeks UV rendah, maka kadar UV ikut rendah. Sehingga seseorang dapat berjemur di bawah sinar matahari yang optimal agar tubuh menghasilkan vitamin D.

Pastikan kamu berjemur pada pukul 09:00 -10:00. Nah, untuk kamu yang masih takut – takut untuk berjemur di bawah sinar matahari, berikut di bawah ini manfaat sinar matahari untuk tubuh manusia.

Membuat Kulit Menjadi Lembut

Sinar matahari dapat membuat kulit menjadi lentur, lembut dan “berwarna” sehat, serta meningkatkan kemampuan tubuh untuk membunuh kuman.

Penelitian juga menunjukkan bahwa sinar matahari dapat mengencangkan otot, menyehatkan jantung, serta berfungsi sebagai “salep” penyembuh luka. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, sinar matahari dapat mengatasi penyakit kulit seperti psoriasis, eksim, penyakit kuning dan jerawat.

Meningkatkan Produksi Vitamin D

Kulit merupakan benteng pertahanan tubuh dan juga tempat perubahan zat lemak tertentu menjadi vitamin D oleh sinar matahari. Vitamin D memberikan nutrisi kepada tulang dan otak, berguna dalam proses penyerapan kalsium dari makanan yang dicerna oleh tubuh.

Namun, vitamin D tidak banyak ditemukan di makanan. Maka dari itulah mengapa sinar matahari penting bagi manusia, terutama bagi mereka yang sedang bertumbuh pesat seperti anak-anak.

Menurut WHO, seseorang perlu mendapat paparan sinar matahari setidaknya 5-15 menit sebanyak dua sampai 3 kali dalam seminggu supaya mendapatkan vitamin D yang cukup tanpa perlu menggunakan tabir surya.

Membuat Suasana Hati Gembira

Sinar matahari yang diperoleh saat berjemur dapat memicu keluarnya hormon serotonin. Hormon tersebut dapat membuat hati lebih baik dan pikiran menjadi lebih tenang.

Meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh dapat mengurangi risiko depresi dan gangguan psikologis lainnya.

Memperbaiki Kualitas Tidur

Paparan sinar matahari dapat membantu mempertahankan siklus 24 jam atau irama sirkadian yang sehat. Kamu bisa tetap terjaga di siang hari dan terlelap di malam hari, sehingga tidak menimbulkan insomnia.

Meningkatkan Imun Tubuh

Sinar matahari terbukti memiliki manfaat untuk meningkatkan imun tubuh. Dengan rutin berjemur di pagi hari, kamu dapat menurunkan risiko terserang virus dan penyakit.

Apalagi sejak menyebarnya virus corona, seseorang dituntut untuk terus meningkatkan imunitas. Dengan melakukan kegiatan – kegitan yang dapat meningkatkan kesehatan salah satunya berjemur di bawah matahari.

Mencegah Kanker

Penyakit kanker merupakan penyakit yang mematikan, oleh karena itu perlunya melakukan pencegahan sejak dini supaya tidak terjangkit penyakit tersebut.

Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko penyakit kanker. Maka dari itu seseorang perlu membiarkan tubuh terkena sinar matahari yang cukup untuk memenuhi asupan vitamin harian. Karena sinar matahari dapat mencegah berbagai macam kanker seperti kanker usus besar, ovarium, prostat, dan pankreas.

Menjaga Berat Badan

Bagi kamu yang ingin mendapatkan tubuh yang ideal, melakukan olahraga antara pukul delapan hingga menjelang siang, sinar matahari dapat dipercaya bisa mengurangi tumpukan lemak di tubuh.

Panas matahari yang menyinari dapat membuat tubuhmu berkeringat sehingga lemak dalam tubuh bisa berkurang.

Mengurangi Risiko Diabetes

Berjemur di bawah matahari sangat bermanfaat bagi penderita diabetes, sebab sinar matahari dapat merangsang sekresi insulin tubuh. Beberapa penelitian pun mengatakan bahwa jumlah glukosa darah cenderung rendah di musim panas.

Kesehatan Mata

Tidak seperti anggapan kebanyakan orang, sinar matahari ternyata tidak selalu buruk bagi mata. Vitamin D dapat meningkatkan penglihatan. Menurut penelitian, efek sinar matahari tidak hanya bermanfaat tetapi juga dapat menyembuhkan mata.

Mengatasi Rambut Rontok

Bagi kamu yang memiliki masalah rambut rontok, sinar matahari ternyata bisa menjadi solusi rambut rontok dengan berjemur di pagi hari.

Namun, terlalu lama di bawah matahari juga dapat merusak rambut karena sel – sel epitel begitu sensitif terhadap sinar ultraviolet. Vitamin E dan C yang penting untuk pertumbuhan rambut bisa berkurang jika berjemur terlalu lama, sehingga secukupnya saja.

Berapa banyak jumlah sinar matahari yang cukup untuk kesehatan tubuh seperti di atas?. Para pakar ilmu merekomendasikan bahwa 15-30 menit setiap hari sudah cukup. Namun bagi kamu para pekerja kantor yang selalu berangkat pagi buta dengan mengendarai mobil berkaca gelap, kemudian bekerja di ruangan ber AC dan pulang setelah matahari terbenam. Usahakanlah untuk keluar sebentar setelah makan siang, dan biarkan matahari menyinari kamu dengan sinarnya dan menghangatkan serta menyehatkan tubuh.

Share juga pemikiran kamu di kolom komentar tentang manfaat paparan sinar mentari. Bagikan juga di sosial media agar lebih banyak orang yang teredukasi dan mengerti pentingnya mendapatkan paparan sinar mentari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *