Perawatan Gigi dan Mulut Selama Masa Pandemi Covid-19, di Rumah Saja

Perawatan Gigi dan Mulut Selama Masa Pandemi Covid-19, di Rumah Saja

Dilansir dari Science Alert, WHO mengeluarkan panduan bagi dokter gigi untuk penundaan pemeriksaan, pembersihan gigi, dan perawatan lainnya pada Rabu (3/2020). Hal itu dilakukan untuk meminimalisir adanya resiko penyebaran Covid-19.

Dikutip dari AFP, kepala bagian gigi WHO, Benoit Varenne mengatakan penyakit mulut adalah beban kesehatan yang terabaikan di banyak negara, dan mempengaruhi sepanjang hidup.

Maka dari itu, perlunya menjaga kesehatan gigi dan mulut selama masa pandemi sangatlah penting. Gigi dan mulut merupakan bagian tubuh yang penting untuk kelangsungan hidup, seperti halnya makan dan minum. Kemudian kebersihan gigi dan mulut berdampak pada penampilan serta kepercayaan diri di hadapan publik. Selain itu, jika tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut, kemungkinan dapat menyebabkan infeksi kehamilan, komplikasi kehamilan, pneumonia atau penyakit pernapasan lainnya.

Kenapa Perawatan Gigi Penting

Kondisi mulut yang tidak dibersihkan dapat meningkatkan 2 sampai 10 kali lipat bakteri yang masuk ke dalam mulut dan mengalir ke darah. Bakteri dalam rongga mulut akan membentuk plak dan dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti penyakit kardiovaskular, stroke, dan diabetes. Namun pada kenyataanya sikat gigi saja tidak cukup. Maka dari itu perlunya penggunaan benang gigi untuk membersihkan gigi dan mulut setelah menggosok gigi.

truth 166853 1920

Dilansir dari WHO (World Health Organization) memberikan fakta-fakta sebagai berikut:

  • Global Burden Disease Study 2016 memperkirakan bahwa penyakit gigi dan mulut berupa karies gigi mempengaruhi setengah dari populasi dunia (3,5 miliar orang).
  • Penyakit periodental (gusi) parah, yang dapat mengakibatkan kehilangan gigi, diperkirakan merupakan penyakit ke 11 terbanyak secara global.
  • Di beberapa negara Asia-Pasifik, kejadian kanker mulut (kanker lidah dan rongga mulut) termasuk dalam 3 besar dari semua kanker.
  • Faktor resiko penyebab penyakit gigi dan mulut antara lain diet tidak sehat yang tinggi gula, penggunaan rokok dan penggunaan alkohol serta kurangnya menjaga oral hygiene.

Pemeriksaan gigi pada masa pandemi dapat lebih berisiko karena masih kurangnya perlindungan yang cukup terhadap paparan virus Covid-19. Banyak dokter yang masih tidak memiliki ruang isolasi untuk mencegah infeksi, APD, maupun masker.

Pemeriksaan Gigi di Kala Pandemi

Menurut dr. Jeddy, SP. KGA, Kepala Bagian Pedodonti FKG Universitas Trisakti mengatakan ada 6 hal yang harus diperhatikan pada saat praktek gigi, antara lain:

  1. Staf dan dokter gigi menyesuaikan panduan protokol kesehatan baru.
  2. Interaksi pada pasien menggunakan APD, strerilisasi ruangan dan peralatan.
  3. Selalu terhubung dengan pasien secara teledentistry, yakni melakukan screening khusus.
  4. Melakukan anamnesis, memastikan pasien dalam kondisi sehat dan mengutamakan pasien dalam keadaan darurat.
  5. Social media marketing untuk memberitahu pasien mengenai prosedur pelayanan baru.
  6. Fleksibilitas kanal pembayaran untuk membantu keringanan pasien pada masa pandemi.

Panduan pelayanan kedokteran gigi selama pandemi Covid-19 berikut instruksi yang harus dijalankan oleh dokter gigi, antara lain:

  • Melakukan screening sesuai edaran yang berlaku.
  • Cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun sebelum menyentuh pasien, melakukan prosedur pembersihan.
  • Melakukan etika batuk dan bersin yang tepat.
  • Menggunakan alat pelindung diri (APD) yang lengkap.
  • Menggunakan rubber dam untuk mengurangi risiko penularan virus akibat tekanan udara tinggi saat penggunaan.
  • Melakukan pembersihan alat kedokteran gigi dengan natrium hipoklorit dan seluruh benda dan alat kedokteran gigi dibersihkan dengan etanol.
  • Melakukan pembersihan lingkungan kerja, seperti tung tunggu, gagang pintu, meja, kursi, dan dental unit dengan cairan disenfektan.

 

Sebaiknya periksakan gigi jika mengalami kondisi darurat, seperti:

  • Nyeri parah pada gigi, gusi, atau tulang belakang.
  • Perawatan pasca operasi yang tidak dapat dilakukan secara mandiri.
  • Gigi palsu yang tidak berfungsi dengan benar.
  • Rasa nyeri akibat kawat gigi sehingga harus diatur kembali.
  • Muncul pendarahan yang tidak kunjung berhenti.
dentist 428646 1920

Beberapa prosedur pemeriksaan gigi yang terdapat ditunda kunjungannya antara lain:

  • Pemeriksaan, pembersihan, dan rontgen gigi rutin.
  • Penambalan gigi berlubang yang tidak terasa nyeri.
  • Pencabutan gigi yang tidka terasa sakit.
  • Perbaikan prosedur kosmetik gigi, seperti veener gigi.
  • Pengecekan kawat gigi.
  • Prosedur pemutihan gigi.

Namun pastikan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci  tangan, dan menjaga jarak minimal 2 meter.

Pencegahan dari Rumah

Bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut agar tetap sehat?

  1. Sikat gigi setidaknya dua kali sehari. Waktu ideal menggosok gigi yaitu pagi hari dan sebelum tidur.
  2. Gunakan pasta gigi berfluoride untuk mencegah pertumbuhan bakteri pada mulut.
  3. Gunakan obat kumur untuk menghilangkan plak gigi.
  4. Ganti sikat gigi setiap dua atau tiga bulan.
  5. Batasi makanan mengandung gula.
  6. Hindari rokok, kafein, dan alkohol.

Apa saja akibat jika tidak rutin membersihkan gigi dan mulut?

jonathan borba v 2FRXEba94 unsplash
  • Mulut kering
    Produksi air liur yang berkurang dapat membuat mulut kering. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan menelan, mempercepat kerusakan gigi, dan meningkatkan risiko infeksi.
  • Kanker mulut
    Kanker mulut dapat tumbuh di bagian mulut atau tenggorokan, sering ditemui pada usia di atas 40 tahun.
  • Gigi berlubang
    Tidak sikat gigi membuat kuman bermunculan, sehingga menyebakan pembusukan gigi dan nantinya gigi akan berlubang. Jika dibiarkan terus menerus maka gigi tidak hanya berlubang melainkan menjadi ompong.

 

Nah itu dia bagaimana cara merawat gigi dan mulut pada masa pandemi. Selama bukan keadaan darurat sebaiknya disarankan menunda kunjungan ke dokter hingga waktu dirasa lebih aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *