Kenali Ciri – Ciri Radang Usus pada Anak

Kenali Ciri – Ciri Radang Usus pada Anak

Anak – anak memang rentan terserang penyakit karena imun dalam tubuhnya belum terbentuk secara utuh. Sebagai seorang ibu, tentu akan selalu memperhatikan kesehatan buah hati. Terkadang saat sakit, seorang ibu berharap supaya sakitnya bisa beralih saja kepadanya.

Anak – anak mudah sekali mengalami gangguan yang berhubungan dengan masalah pencernaan salah satunya radang usus. Hal ini jangan dianggap sepele begitu saja, sebab radang usus bisa mengenai siapa saja termasuk pada anak – anak.

Jenis penyakit ini masuk ke dalam kelompok IBD (inflammatory Bowel Disease) atau disebut radang usus. Pada anak – anak adalah kondisi ini dimana bagian – bagian perut (usus) pada anak menjadi merah dan bengkak serta mengalami peradangan kronis jangka panjang.

Sama seperti radang usus pada orang dewasa, ada dua jenis radang usus yaitu kolitis ulserfatif dan penyakit crohn. Keduanya menyebabkan bisul di saluran usus yang jika pecah dapat menyebabkan rasa sakit atau pendarahan.

Kolitis Ulseratif

Penyakit ini menyerang bagian usus besar anak – anak, tidak semua melainkan hanya bagian mukosanya saja atau lapisan usus besar yang paling dalam. Penyakit ini menyebabkan bisul atau benjolan besar berisi air.

Crohn

Jika dibandingkan dengan kolitis ulserfatif, gejala Crohn lebih ringan di banding kolitis. Gejalanya nyeri perut dan diare berkepanjangan serta penurunan berat badan yang drastis. Dalam jangka panjang penyakir ini dapat mengganggu pertumbuhan si kecil. Berat badan dan tingginya akan lain daripada teman seusianya.

Selain itu, dari segi fisik Crohn akan nampak pada bagian anus atau pantat si buah hati. Terdapat skin tag atau lipatan kulit ekstra yang meradang. Hal ini akan membuat si buah hati merasakan sakit saat buang air besar karena adanya gesekan feses yang akan keluar dengan kulit.

Bagaimana Ciri – Ciri Radang Usus yang Menyerang Pada Anak?

Ciri bahwa anak memiliki radang usus yang pertama adalah demam tinggi. Jika bayi mengalami demam lebih tinggi dari 38 derajat maka bisa dicurigai ia terkena radang usus. Selain demam tinggi, ada berbagai gejala – gejala yang membersamainya antara lain:

Diare yang sering

Salah satu penyebab anak – anak mengalami diare adalah karena gangguan radang usus pada anak – anak. Ciri diare dalam radang usus, kambuh – kambuhan hari ini diare besok tidak. apalagi jika diare sudah bercampur darah, itu menandakan bahwa anak terkena radang usus.

Selain itu diare yang parah dapat menyebabkan perut kembung pada anak dan membuat bayi enggan minum ASI atau susu formula.

Sering Menangis

Anak – anak memang mudah menangis karena ia belum bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan dengan baik. Jika anak – anak terus menangis sambil memegangi perutnya. Maka hal itu bisa dicurigai bahwa bayi terkena radang usus.

Penyebab anak – anak menangis juga karena tidak bisa makan dengan baik karena adanya rasa tidak nyaman dalam perutnya.

Sering Muntah

Anak – anak yang mengalami radang usus akan merasakan mual dan muntah. Hal ini tentu patut diwaspadai karena ususnya meradang. Sehingga setiap makanan yang masuk ke dalam mulutnya dalam keluar lagi.

Segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang terbaik. Anak – anak juga dapat mendapatkan penggantian cairan dalam tubuh untuk tetap memenuhi nutrisinya.

Nafsu Makan Berkurang

Karena merasa perutnya tidak enak, anak enggan menerima makanan yang masuk ke dalam tubuhnya. Bayi jadi tidak ingin minum ASI, bubur atau makanan lain yang seharusnya menjadi konsumsi sehari – harinya.

Perut Bayi Menjadi Kembung dan Sensitif

Perut anak akan menjadi kembung dan sensitif saat mengalami radang usus. Biasanya perut anak akan terasa sakit pada bagian tertentu misalnya di bagian pusar. Jika anak menangis saat ibu menyentuh bagian perut tersebut maka bisa jadi ia terkena radang usus.

Perut kembung dapat membuat anak menjadi rewel karena tidak nyaman.

Wajahnya Pucat

Setiap orang yang mengalami sakit atau gangguan kesehatan akan memiliki wajah pucat termasuk anak-anak. Wajahnya akan menjadi pucat dan akan sedikit berkeringat. Jika dibarengi dengan gejala yang telah disebutkan di atas maka ia bisa dicurigai benar – benar mengalami radang usus.

Berat Badan Menurun

Gejala radang usus harus harus diperhatikan secara konsisten dari hari ke hari, tidak bisa hanya kilasan saja. karena sering mual, muntah, diare secara bersamaan dapat membuat berat badan bayi menurun. Cobalah untuk mengontrol berat badan bayi setiap minggu.

Cara Mengatasi Gangguan Pencernaan pada Anak

Untuk mencegah radang usus, salah satunya adalah mengatasi gangguan pencernaan pada anak dengan tepat. Oleh karena itu untuk menghadapinya harus sesuai dengan kondisi di kecil. Berikut langkah – langkah yang bisa ibu lakukan:

  • Beri minum tiap 5 menit untuk menghindari anak dari rasa dehidrasi
  • Untuk mengatasi kolik, refluks dan perut kembung. Goyang – goyang lembut tubuhnya sambil menggendongnya di atas bahu. Mandi dengan air hangat dan pijat lembut perut dan dadanya dengan minyak kayu putih atau minyak telon.
  • Kurangi makanan padat 1-2 hari dan beri makanan yang teksturnya lembut serta perbanyak asupan cairan.
  • Kurangi pemberian susu formula terkadang susu formula juga dapat membuat anak merasa sembelit atau diare. Maka dari itu konsultasikan susu formula yang cocok bagi kondisi buah hati.
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *