Hati-hati Rasa Cemas Tanpa Sebab Bisa Jadi Anxiety Disorder

Hati-hati Rasa Cemas Tanpa Sebab Bisa Jadi Anxiety Disorder

Apakah kamu pernah merasa cemas saat ingin naik ke atas panggung?. Apakah kamu merasa cemas saat menunggu pengumuman kelulusan?. Kecemasan adalah respon terhadap situasi tertentu yang mengancam, dan merupakan hal yang normal terjadi menyertai perkembangan, perubahan, pengalaman baru atau yang belum pernah dilakukan, serta dalam menemukan identitas diri dan arti hidup.

Rasa cemas yang muncul ketika sedang menghadapi hal yang menimbulkan rasa takut merupakan hal yang wajar. Namun jika rasa cemas muncul tanpa sebab, hati-hati bisa jadi kamu mengalami anxiety disorder.

Gangguan kecemasan atau anxiety disorder adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan perasaan khawatir atau takut yang cukup kuat dan bisa mengganggu kehidupan sehari-hari. Misalnya serangan panik atau gangguan stres paska trauma. Penderita menjadi sulit menemukan kebahagiaannya dan tidak mampu beradaptasi lagi dengan lingkungan sekitarnya.

Gejala penyakit gangguan kecemasan, antara lain:

  • Kelelahan
  • Berkeringat
  • Cemas berlebihan
  • Gemetaran
  • Insomnia
  • Jantuk berdetak cepat
  • Mual
  • Kehilangan konsentrasi
  • Leher terasa dicekik
  • Menggigil, rasa panas di kulit
  • Mati rasa, kesemutan

 

Jenis – Jenis Anixety atau Gangguan Kecemasan

Gangguan kecemasan umum

girl 4967210 1920

Penderita gangguan ini akan merasa cemas dan khawatir berlebihan terhadap berbagai hal. Seperti saat berinteraksi dengan orang lain kaitannya tentang kesehatan, pekerjaan dan hal sederhana lainnya. Sehingga mengganggu kegiatan sehari-hari dan rasa cemas ini bisa menetap selama 6 bulan. Penderita kecemasan umum akan merasa mudah lelah, mual dan sakit kepala.

Fobia

hiding 1209131 1920

Fobia menjadi kata yang tidak asing di telinga masyarakat. Penderitanya merasa takut berlebihan dan cenderung tidak masuk akal terhadap suatu benda, binatang, atau situasi tertentu yang menurut orang lain biasa saja.

Penderita fobia akan merasa panik dan takut yang hebat ketika melihat sesuatu pemicu fobia, seperti kecoa, darah, tempat sempit atau tempat gelap. Pengidap fobia akan melakukan segala hal untuk menjauhkan dirinya dari situasi yang menekannya.

Gangguan kecemasan sosial

depression 4395124 1920

Seperti namanya, penderita gangguan ini tidak suka bergaul dengan orang sekitarrnya. Merasa takut dan cemas ketika harus berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, penderita merasa seperti diawasi, dinilai dan malu berlebihan jika berada di keramaian. Sehingga penderita harus menghindari situasi yang mengharuskan ia bertemu orang banyak.

PTSD (post-traumatic stres disorder)

Pernah menonton drama korea K2? Sang pemeran utama mengalami gangguan PTSD atau yang disebut gangguan stres paska trauma. Penderita pernah mengalami kejadian traumatis atau berada di situasi yang mengancam nyawanya. Misalnya tinggal di daerah perang, bencana alam atau kekerasan.

Penderita akan sulit melupakan trauma, mudah melintas dalam benaknya dan sering kali dihantui mimpi. Sehingga membuatnya merasa bersalah dan terisolir.

Gangguan panik

people 314481 1280

Kalau panik karena mendengar sebuah musibah itu merupakan hal yang wajar. Tetapi berbeda bagi penderita gangguan panik, akan sering merasa panik tanpa alasan yang jelas. Muncul tiba-tiba dan berulang. Sejumlah gejalanya antara lain, mudah berdebar-debar, keringat dingin, sesak napas, gemetar dan lemas.

Gangguan obsesif kompulsif (OCD)

Penderita OCD cenderung melakukan sesuatu berulang-ulang seperti saat mengunci pintu atau mencuci tangan sebanyak 3 kali karena berpikir belum melakukannya. Gangguan ini sulit dikendalikan dan bersifat menetap.

Bagaimana cara mengatasi anxiety disorder?

Untuk mengurangi rasa cemas, yang utama kenali apa hal yang membuatmu cemas. Kamu juga bisa melakukan beberapa hal seperti:

  • Tidur yang cukup
  • Manajemen stres yang baik
  • Olahraga
  • Kurangi konsumsi alkohol atau kafein
  • Meditasi
  • Bertukar pikiran dengan orang kepercayaan
  • Ciptakan tata ruang yang nyaman
  • Rendam kaki dengan air hangat
  • Menggunakan aromaterapi
  • Banyak tersenyum
  • Minum teh hijau
  • Jangan overthinking, cobalah untuk berpikir positif
  • Luangkan waktu untuk berlibur
  • Menulis buku diary
  • Beribadah
  • Melakukan hobi
  • Mendengarkan musik
  • Pijat badan, akupuntur

Jika cara-cara di atas belum berhasil, segera konsultasikan pada dokter untuk penanganan lebih lanjut. Dokter akan mengindikasi penyebab, jenis gangguan dan akan melakukan pemeriksaan psikologis. Menurut Jurnal Kedokteran Unila, pasien dengan gangguan panik sering ditemukan pada usia produktif yakni antara 18-45 tahun. Selain itu penderita gangguan panik lebih sering ditemukan pada wanita, terutama pada wanita yang belum menikah.

Psikiater akan membantu dengan memberikan terapi, konseling serta pemberian obat penenang yang sesuai dengan dosis bila dibutuhkan. Jangan sampai anixety dibiarkan, karena dapat memicu depresi dan keinginan bunuh diri.

Tips Menghadapi Kecemasan

Menurut dr. Denita dalam wecare.id tips menghadapi stres dan kecemasan adalah:

Pikiran

  • Belajar menerima dan mencintai diri sendiri
  • Lakukan yang terbaik
  • Pertahankan sikap positif
  • Pelajari apa yang memicu kecemasan

Tubuh

lonely 814631 1920
Merasa depresi
  • Batasi kafein
  • Makan-makanan yang seimbang
  • Tidur yang cukup
  • Berolahraga setiap hari

Tindakan

  • Ambil napas dalam dan perlahan-lahan
  • Berikan kembali ke komunitasmu
  • Luangkan waktu
  • Dapatkan bantuan online
  • Berbicara dengan seseorang

 

Selain itu, pengobatan untuk kesembuhan penderita juga tidak cukup dengan obat atau terapi dari psikiater. Tetapi juga harus diiringi oleh lingkungan keluarga yang mendukung dan sikap penderita terhadap penyakit yang diderita. Maka dari itu, perhatian dari keluarga sangat penting untuk mengontrol perkembangan penderita gangguan kecemasan dan juga pentingnya pemberian edukasi tentang interaksi sosial untuk mengalihkan kecemasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *