Cara Merawat Telinga yang Baik yang Kamu Harus Tau

Cara Merawat Telinga yang Baik yang Kamu Harus Tau

Telinga merupakan salah satu organ yang penting dalam hidup manusia. Organ pendengaran yang berfungsi menangkap bunyi. Setiap orang pasti pernah mengalami gangguan pada telinga.

Telinga akan terasa sakit bahkan sampai ada yang kehilangan pendengarannya. Mengingat fungsi telinga yang begitu penting, maka sudah menjadi kewajiban bagi manusia untuk menjaga dan merawat kesehatan telinga.

Telinga yang bermasalah dapat mengakibatkan keseimbangan tubuh yang juga bermasalah. Untuk dapat memberikan penanganan yang tepat, seseorang perlu mengetahui beberapa jenis penyakit atau gangguan pada telinga.

Beberapa Jenis Penyakit atau Gangguan pada Telinga

Telinga memiliki 3 bagian, telinga bagian dalam, tengah dan luar. Ketiganya memiliki fungsi masing – masing supaya dapat menyaring dan mengenali setiap bunyi kemudian menyampaikannya pada otak.

Selain itu telinga juga memiliki fungsi menjaga keseimbangan tubuh, sehingga keseimbangan tubuh akan bermasalah jika telinga mengalami gangguan.

Otitis Eksterna

Gangguan telinga ini merupakan peradangan pada telinga luar. Biasanya terjadi karena telinga sering kemasukan air saat mandi atau berenang. Bakteri dan jamur dapat mudah berkembang biak pada liang telinga yang basah dan lembap.

Selain itu otitis eksterna juga dapat terjadi apabila seseorang terlalu sering atau terlalu kuat membersikan telinga sampai luka atau lecet. Bisa juga karena kemasukan benda asing atau masalah pada kulit telinga seperti kulit kering atau eksim.

Gejala – gejala yang akan dialami: telinga terasa gatal, sakit saat disentuh, terdapat cairan pada telinga, telinga tersumbat, muncul benjolan kecil di sekitar telinga, demam dan gangguan pendengaran.

Otitis Media

Gangguan pada telinga tengah yang disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Sering kali dialami anak – anak. Gejalanya sama seperti otitis eksterna yaitu sakit pada telinga, demam hingga keluarnya cairan berwarna dan berbau busuk.

Otitis Interna

Gangguan pada telinga bagian dalam, dimana hal ini terjadi karena otitis media yang tidak segera diobati. Akibatnya terjadi infeksi telinga bagian dalam yang dapat mempengaruhi fungsi pendengaran dan keseimbangan tubuh.

Gejala yang dialami adalah sakit pada telinga, pusing, mual, muntah, dan kehilangan pendengaran.

Telinga Berdenging

Seseorang pasti pernah merasakan dengingan pada telinga, baik dalam waktu yang singkat ataupun lama.

Hal ini ternyata terjadi akibat beberapa hal seperti penuaan, mendengarkan suara atau musik dengan volume kencang, kotoran telingan yang menyumbat atau gangguan pada sel saraf pada telinga.

Kolesteatoma

Gangguan telinga yang disebabkan karena pertumbuhan jaringan kulit yang abnormal di dekat gendang telinga. Pertumbuhan jaringan abnormal ini dapat menganggu jaringan dan tulang di dalam telinga sehingga dapat menyebabkan kerusakan.

Gejalanya meliputi rasa nyeri, telinga bau, dan gangguan pendengaran.

Gendang Telinga Pecah

Gangguan telinga yang terjadi terus – menerus dapat menyebabkan selaput tipis yang memisahkan saluran telinga dengan telinga tengah bisa saja pecah.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan hal ini di antaranya:

  • Kebiasaan mengorek telinga terlalu dalam dengan benda asing.
  • Suara yang sangat keras.
  • Infeksi telinga tengah yang tidak di diobati.
  • Perubahan tekanan udara yang mendadak, misalnya saat di pesawat atau saat menyelam di air.
  • Benturan di bagian kepala yang menyebabkan cidera kepala atau telinga.

Jika gendang telinga pecah, seseorang akan memiliki kesulitan pendengaran, telinga terasa sakit bahkan mengalami vertigo.

Otosklerosis

Otosklerosis merupakan kondisi dimana tulang – tulang pendengaran di telinga tengah kaku dan tidak berfungsi dengan baik, sehingga menyebabkan seseorang memiliki gangguan pendengaran.

Bagaimana Cara Mengobati Gangguan pada Telinga?

Jika seseorang mengalami gangguan pada telinga, sebaiknya segera pergi ke dokter THT supaya dapat langsung diberikan penanganan. Dokter akan melakukan beberapa prosedur diagnosa untuk mengetahui penyebab adanya gangguan telinga di antaranya dengan tes pendengaran, CT scan atau MRI pada telinga.

Setelah mengetahui penyebabnya dokter akan memberikan penangan seperti:

Obat – obatan

Dokter akan meresepkan antibiotik atau obat tetes telinga untuk membasmi bakteri penyebab infeksi pada telinga, serta obat anti jamur untuk menghilangkan jamur yang tumbuh di dalam telinga.

Bagi telinga yang mengalami peradangan, dokter akan memberikan resep obat tetes telinga yang mengandung kortikosteroid dan obat pereda nyeri seperti parasetamol.

Operasi

Prosedur satu ini dilakukan bagi seseorang yang mengalami gangguan telinga parah, seperti gendang telinga yang pecah dan kolesteatoma.

Alat Bantu Dengar

Dokter akan menyarankan pasien untuk menggunakan alat bantu dengar jika pasien menderita gangguan telinga yang berat. Gangguan telinga menjadi masalah yang serius jika tidak segera diatasi dapat menyebabkan komplikasi lainnya.

Untuk itu segera pergi ke dokter THT apabila kamu mengalami gangguan telinga.

Cara Merawat Telinga

Menjaga kebersihan dan keamanan telinga merupakan hal yang penting. Namun terkadang beberapa orang tanpa disadari justru melakukan tindakan yang sebaliknya. Seperti mengorek telinga dengan benda asing atau mengorek telinga terlalu dalam.

Faktanya, kotoran telinga dapat keluar sendiri karena pergerakan rahang kita, jadi sebenarnya tidak perlu dikorek. Hal itu justru menyebabkan kotoran telinga semakin masuk ke dalam.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawat dan membersihkan telinga:

Pertama, dengan membuat pilinan kasa yang steril kemudian letakkan benda pada liang telinga dan angkat bila tampak basah dan ulangi dengan kasa yang baru.

Kedua, jika ada benda asing yang masuk ke telinga, segera pergi ke THT untuk segera ditangani.

Ketiga, lakukan pembersihan telinga secara rutin supaya telinga tetap kering. Sebab bakteri dan jamur dapat mudah berkembang biak jika telinga dalam kondisi basah.

Share juga pemikiran kamu di kolom komentar tentang perawatan telinga. Bagikan juga di sosial media agar lebih banyak orang yang teredukasi dan mengetahui cara merawat telinga dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *