Cara Mengatasi Jet Lag

Cara Mengatasi Jet Lag

Untuk kamu yang sering mengadakan perjalanan melalui jalur udara selama 1 – 2 jam, tentu bukanlah sebuah masalah yang serius. Namun bagaimana jika harus melalui perjalanan selama 6 jam bahkan lebih. apalagi jika melintasi lebih dari 3 zona waktu sekaligus.

Tentu saja dapat mengacaukan siklus bangun dan tidur serta ritme irama biologis tubuh. Siklus biologis tersebutlah yang mengatur perubahan suhu tubuh, hormon, daya kerja jantung, selera makan, rasa kantuk, serta tingkat energi dalam tubuh.

Jet Lag

Jet lag dikenal dengan sindrom zona waktu. Di mana kondisi tersebut mengusik siklus 24 jam atau istilah media adalah irama sirkadian dalam tubuh manusia. Contohnya seperti kapan waktu tidur, makan dan kegiatan lainnya. Tubuh mengalami gangguan tidur yaitu merasa mengantuk di siang hari dan terjaga di malam hari.

Gejala – Gejala Jet Lag

  • Insomnia
  • Letih
  • Selera makan menurun
  • Mudah tersinggung dan marah
  • Pusing
  • Mengantuk di siang hari

Penyebab Jet Lag

Seseorang mengalami jet lag akibat tubuh tidak mampu menyesuaikan diri dengan daerah yang ia kunjungi sebab perbedaan zona waktu. Selain proses adaptasi tubuh, ada faktor dari luar penyebab jet lag yaitu:

  • Kelembapan udara di pesawat yang rendah atau kering
  • Ketinggian pesawat di atas permukaan laut
  • Perubahan tekanan udara di dalam kabin

 

Faktor Risiko Jet Lag

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang lebih mudah mengalami jet lag, bisa lebih parah bahkan lebih panjang, antara lain:

Zona Waktu yang Dilewati

Semakin banyak zona waktu yang dilewati maka semakin besar kemungkinan kamu menderita jet lag.

Lansia

Jet Lag sangat mudah dirasakan oleh para lansia yang melakukan penerbangan sebab lansia membutuhkan waktu lebih panjang untuk beradaptasi dan menyesuaikan irama biologis tubuh.

Kondisi Pesawat

Kondisi pesawat yang tidak nyaman tentu dapat memicu adanya jet lag. Kursi sempit, tekanan udara di kabin dapat memperparah gejala jet lag.

Konsumsi Alkohol

Bagi seseorang yang gemar meminum alkohol, tidak dapat dipungkiri bahwa alkohol dapat memperparah gejala jet lag.

Pengobatan Jet Lag

Seseorang yang melewati satu zona waktu dalam penerbangan membutuhkan 1 – 2 hari untuk sembuh dari jet lag. Sedangkan untuk 6 zona waktu biasanya butuh 3 – 5 hari untuk sembuh. Semakin banyak zona waktu yang dilewati, semakin panjang juga jet lag yang dirasakan.

Bila kamu tidak mampu atau kesulitan mengatasi gejala jet lag atau kondisi gangguan tidur lebih lama dari seharusnya. Silakan konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan saran terbaik dalam mengatasi jet lag.

Treatment Dokter

Khusus untuk penderita penyakit dalam seperti jantung dan pernapasan sebaiknya perlu memeriksakan diri ke dokter sebelum melakukan perjalanan panjang. Biasanya dokter akan memberikan resep perawatan seperti:

  • Penggunaan obat tidur
    Obat tidur yang diberikan sesuai dosis akan membantu menyesuaikan pola tidur baik selama perjalanan maupun sesampainya di tempat tujuan.
  • Hormon melatonin
    Hormon melatonin dapat berperan penting dalam mengatasi gangguan jet lag sehingga mampu mengatur irama sirkadian.
    Mengonsumsi melatonin dapat efektif mencegah jet lag sehingga tidur menjadi lebih teratur. Dokter akan memberi resep obat ini beberapa hari setelah hari kedatangan ke tempat baru.
  • Terapi cahaya atau berjemur
    Menghabiskan waktu di bawah sinar matahari dapat mengatasi jet lag, sehingga irama sirkadian dapat teratur kembali.
    Jika tidak memungkinkan mendapat sinar matahari kamu bisa terapi cahaya menggunakan cahaya buatan dari lampu khusus yang dapat mengsimulasikan sinar matahari.

Anjuran

Untuk mencegah atau mengatasi jet lag kamu bisa melaksanakan anjuran – anjuran sebagai berikut:

  • Sebelum hari keberangkatan, cobalah untuk melakukan adaptasi kecil misalnya dengan mengubah jadwal makan dan tidur kamu secara berkala sehingga tidak jauh berbeda dengan waktu pada tempat yang ingin kamu tuju.
    Hindarilah makan banyak dan minum alkohol.
  • Bagi kamu seorang pekerja di perusahaan, usahakan untuk meminta penerbangan dengan kelas terbaik yang bisa didapatkan sehingga kamu sebagai pegawai tidak “tersiksa” dalam menjalankan tugasnya bagi perusahaan itu.
  • Saat dalam penerbangan, makanlah secukupnya dan banyak – banyaklah minum air putih sebab lingkungan dalam pesawat cenderung kering sehingga bisa membuatmu dehidrasi.
  • Usahakan untuk tiba 1 – 2 hari lebih awal dari awal pelaksanaan tugas sehingga kamu bisa beradaptasi dengan lingkungan.
  • Setelah tiba di tempat tujuan, segera istirahat dengan penuhi waktu tidur yang kurang atau karena tidak nyenyak serta sesuaikan jam makan setempat.
  • Makanan dengan kandungan protein tinggi dapat menolong kamu untuk terjaga di siang hari dan makanan dengan kandungan karbohidrat dapat menolong kamu tidur di waktu malam.
  • Berolahragalah di bawah sinar matahari pagi atau sore di tempat yang baru tergantung di mana kamu berada. Ini akan menolong “jam biologis” kamu untuk mencocokkan diri dengan waktu setempat.
    Jika kamu terbang dari timur ke barat sinar matahari sore akan memundurkan jam tidur kamu di tempat yang baru itu. Secara umum dibutuhkan satu hari adaptasi untuk setiap garis waktu yang kamu lintasi.
  • Gunakan penutup telinga atau mata guna mengurangi suara dan paparan cahaya selama di pesawat.

 

Masing – masing kamu dapat mempelajari hal – hal apa saja yang cocok dan dapat kamu lakukan untuk mengatasi jet lag nya sendiri. Namun yang jelas banyak cara untuk menolong tubuh kita untuk beradaptasi di tempat baru dengan perhatikan asupan makanan tertentu supaya tidak memperburuk jet lag.

Kalau kamu, bagaimana pengalaman menghadapi dan mengatasi jet lag?. Share juga pemikiran dan pengalaman kamu di kolom komentar tentang jet lag. Bagikan juga di sosial media agar lebih banyak orang dapat mencegah dan mengobati dampak dari jet lag.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *