Cara Memilih Skincare yang Sesuai Dengan Jenis Kulit Terutama Bagi Pemula

Cara Memilih Skincare yang Sesuai Dengan Jenis Kulit Terutama Bagi Pemula

Ada banyak produk skin care yang beredar. Untuk kamu si pemula tentu akan sangat bingung bagaimana cara memilih jenis skincare yang cocok dengan jenis kulit wajahmu. Karena jika kamu salah memilih skincare bisa jadi malah menimbulkan masalah pada kulit. Berikut tips cara memilih skincare untuk pemula.

Cara Memilih Skincare yang Sesuai dengan Jenis Kulit

Hal pokok yang harus kamu ketahui terlebih dahulu adalah jenis kulit wajahmu. Sebab beberapa orang memiliki jenis kulit wajah sensitif dan butuh kehati-hatian dalam melakukan perawatan. Secara umum terdapat 4 jenis kulit wajah, antara lain kering, berminyak, normal, dan kombinasi. Untuk mengetahui jenis kulitmu, kamu bisa konsultasi dengan dokter supaya tidak salah dalam memilih produk skincare.

Apa Saja Jenis – Jenis Kulit Wajah?

Kulit kering

Permukaan pada kulit kering terasa kasar, karena memiliki kelembapan yang rendah. Biasanya kulit menjadi pecah-pecah atau mengalami keretakan. Jenis kulit kering memiliki pori-pori kecil. Kulit mudah memerah, gatal bahkan meradang.

Kulit kering biasanya disebabkan karena faktor genetik, usia, perubahan hormon, cuaca dingin, paparan sinar matahari, hingga efek samping obat-obatan.

Kulit berminyak

Untuk jenis kulit wajah berminyak cenderung lebih licin dan mengkilap karena produksi minyak yang berlebih. Jenis kulit satu ini memiliki pori-pori yang besar, terlihat berkilau namun kusam dan biasanya disertai komedo serta noda hitam.

Kulit normal

Jenis kulit yang menjadi primadona banyak orang, karena dianggap tidak memiliki masalah kulit apapun. Umumnya tidak bermasalah dengan jerawat atau bekasnya. Jarang bereaksi negatif terhadap produk baru atau perubahan cuaca. Kulit terasa kenyal dengan sedikit kerutan halus. Tidak terlalu berminyak dan tidak terlalu kering.

Kulit kombinasi

Pori – pori besar serta berminyak di daerah dahi, hidung dan dagu. Namun tidak berminyak atau normal atau bahkan kering di daerah selain T zone area. Dari ketiga jenis kulit di atas kemudian berkembang kemungkinan perpaduan jenis kulit yang bisa terjadi, antara lain:

  • Acne prone skin
    Terkenal dengan jenis kulit yang mudah ditumbuhi jerat dan bruntusan. Biasanya memang disebabkan karena produksi minyak berlebih namun juga terjadi pada kulit kering karena dehidrasi.
  • Sensitive skin
    Kulit sensitif biasanya mudah memerah, kering berlebihan dan mudah alergi terhadap bahan-bahan tertentu. Perlu kehati-hatian dalam merawat jenis kulit ini.

 

Bagaimana Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah?

Berikut langkah-langkah untuk mengetahu jenis kulit:

  1. Siapkan kertas minyak / tisu kering.
  2. Cuci muka.
  3. Biarkan wajah selama 60 menit/1 jam.
  4. Tempel kertas minyak di wajah (dahi, hidung, dagu, dan pipi.
  5. Diamkan kertas minyak selama 5 – 15 menit.

Kemudian cek kulitmu:

  • Kulit berminyak maka semua kertas minyak akan basah. Semua kertas minyak tetap menempel.
  • Kulit kering hampir tidak basah. Semua kertas minyak langsung terjatuh.
  • Kulit kombinasi biasanya kertas minyak menempel di beberapa bagian wajah seperti dahi, dagu, hidung, dan pipi.
  • Kulit normal kertas minyak menempel sesaat lalu terjatuh.

Bagi pemula, pemakaian skincare harus digunakan sesuai dengan tahapan dan dilakukan secara rutin. Setelah mengetahui jenis kulit wajah yang kamu miliki, berilah produk yang sesuai dan terapkan tahapan skincare untuk pemula di bawah ini:

  1. Pagi hari
    Gunakan sabun pembersih wajah, toner wajah, essense, serum wajah, pelembap atau moisturizer serta tabir surya atau sunscreen.
  2. Malam hari
    Lakukan pembersihan wajah dengan menggunakan make-up remover, pembersih wajah, toner, serum wajah, sleeping mask dan face oil (khusus kulit kering).

 

Manfaat Skincare

Di bawah ini manfaat dari masing – masing tahapan produk skincare, antara lain:

  • Pembersih wajah
    Bersihkan wajah dengan menggunakan micellar water terlebih dahulu setelah menggunakan make up. Selanjutnya untuk membersihkan wajah kamu bisa gunakan facial foam, creamy cleanser, atau facial wash yang memiliki kandungan scrub.
  • Toner
    Setelah membersihkan wajah gunakan toner untuk menyeimbangkan pH kulit dan menghidrasi kulit kembali setelah menggunakan banyak produk make up. Membersihkan pori-pori yang tersumbat dan mengangkat sel-sel kulit mati.
  • Serum
    Kandungan vitamin C dan retinol yang ada pada serum dapat membantu melembapkan dan menutrisi kulit.
  • Pelembap
    Seperti namanya, fungsi pelembap adalah supaya kulit lebih ternutrisi dan lembap. Bagi pemilik kulit kering, gunakan pelembap yang creamy, untuk kulit berminyak gunakan pelembap dengan formula air.
  • Tabir surya
    Jangan sampai melupakan tabir surya setelah menggunakan pelembap di pagi hari. Tabir surya berguna untuk membantu mencegah timbulnya garis – garis halus dan kerutan serta mencegah pembentukan kanker kulit.
  • Krim malam dan sleeping mask
    Krim malam seperti halnya pelembap yang digunakan di pagi hari. Kandungan khusus pada krim malam berguna untuk melembapkan kulit dan menyamarkan kerutan serta noda hitam. Sedangkan untuk sleeping mask adalah perawatan opsional namun dapat memberikan efek positif pada kulit.
  • Face oil
    Khusus untuk pemilik kulit kering, tahapan skincare akan semakin sempurna di malan hari dengan menambahkan face oil. Disarankan malam hari untuk menghindari kulit terlihat terlalu berminyak atau lengket. Tepuk-tepuk pada wajah untuk sebagai tahapan skincare terakhir pada malam hari.

 

Nah itu dia bagaimana cara mengetahui jenis kulit sehingga dapat mengetahui perawatan apa yang sesuai bagi kebutuhan kulit. Tahapan rutin skincare di atas juga tidak semua orang cocok. Jika ragu, silahkan konsultasikan pada dokter kulit untuk mendapatkan rekomendasi produk yang cocok terutama bagi pemilik kulit sensitif. Jadi apakah kamu sudah memakai urutan skincare dengan sesuai?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *